Life

A Time Capsule Called Cassette

Halo, September!

image

It’s been a while since #ProyekMenulisRandom. Meski belum resmi, saya sudah memulai aktivitas kuliah karena harus menyusun laporan KKL. Belum lagi dosen pembimbing saya akan terbang ke Amerika pertengahan bulan, deadline yang tadinya sebulan dipotong jadi dua minggu saja.

Ya, tapi saya ingin menyempatkan diri dulu untuk berbagi cerita.

Lihat foto di atas? Setelah mengamati linimasa, saya baru ngeh kalau hari ini adalah Cassette Store Day. Sudah cukup lama saya tidak memegang kaset. Kali terakhir beli kayaknya pas SMA.

Cassette Store Day jadi ajang nostalgia bagi saya. (Syukurlah) saya lahir dan tumbuh di era kaset dan walkman masih berjaya. Radio pun menjadi media vital yang harus ada di kamar; jauh sebelum mp3 menyambar.

*

Kaset pertama yang saya beli–dibelikan lebih tepatnya–adalah kaset Utopia (saya dulu penggemar berat mereka). Saya masih duduk di kelas enam SD, sekitar sembilan tahun yang lalu. Saking girangnya, saya sampai memutar kaset ini setiap hari. Semua lagunya hafal di luar kepala. Cassette ruled those days.

Hari itu menjadi titik awal saya sebagai cassette hunter. Toko kaset favorit saya (kalau nggak salah namanya Mandolin) ada di Jalan Surya Sumantri (sayangnya, beberapa bulan yang lalu ditutup, hiks). Saya masih ingat harga-harganya: lokal antara Rp 15.000 sampai Rp 20.000, sementara luar negeri antara Rp 23.000 sampai Rp 25.000. Murah, cyin.

Setiap bulan, saya selalu menyempatkan diri untuk membeli kaset. Dari kaset-kaset inilah saya juga belajar Bahasa Inggris. Setiap kaset punya masa jaya rata-rata tiga bulan. Kalau si musisi cukup baik hati dengan mencantumkan lirik, sudah bisa dipastikan saya hafal semua lagu dari album tersebut. Hehe.

*

Kaset favorit saya adalah album self-titled The Used. Sebenarnya, ini berawal dari sebuah insiden. Saya sedang menonton Mtv dan video dari lagu The Used tengah diputar. I didn’t remember the song title, but the band. Jadi, dengan pedenya saya beli kaset itu. Diputar berapa kali, tapi tidak menemukan lagu tadi. Kemudian, saya sadar jika saya salah beli album. Klip yang ditayangkan Mtv berjudul All That I’ve Got, dari album sophomore mereka, In Love and Death.

Namun, pada akhirnya, saya jatuh cinta pada The Used.

*

Berburu kaset punya seni tersendiri. Hampir sama menyenangkan dengan mencari buku. Dari Mandolin, saya ‘melebarkan sayap’ ke Disc Tarra di Istana Plaza. Soalnya di sana lebih lengkap. Paling sebal kalau ternyata kaset incaran malah nggak nyampe Bandung.

Sayangnya, masa jaya kaset berakhir perlahan-lahan. Ditandai dengan ekspansi ponsel dengan fitur music player sampai banjirnya kepingan CD. Saya sudah tidak membeli kaset sejak tahun 2008. Sedih memang.

*

Dengan peringatan Cassette Store Day, saya cukup lega karena masih ada orang-orang yang menghargai media ini. Kendati mungkin sudah jarang diputar. Saya dengar ada beberapa band yang merilis album mereka dengan kaset. Some people still want to keep cassette alive.

Ah, selamat menikmati malam bersama kaset-kaset kalian!

erl.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s