Life

Young(college)life

Sudah lama sekali tidak menulis di sini. Maklum, (sok) sibuk sebagai mahasiswi tingkat akhir semester tujuh.

Kira-kira, hampir sebulan saya menikmati masa-masa, katakanlah, krusial sebagai mahasiswa. Awalnya, saya kira di tingkat akhir raihan SKS akan menyusut, tapi ternyata kembali membengkak. Bahkan, ada beberapa mata kuliah dengan bobot 3 SKS. Selain itu, peminatan yang saya pilih, Journalism, menuntut kecepatan dan ketelitian di tiap tugasnya (halah). Syukurnya, saya sejauh ini cukup menikmati peran sebagai jurnalis muda (eciyeee).

Nah, ada satu mata kuliah yang namanya Journalistic Interview. Pasti kebayang, sih, bakal dapat tugas wawancara. Saya, tipikal pemalu dan geumpeuran, sempat skeptis. “Sanggup, nih, ketemu orang-orang baru slash penting nanti, terus ngobrol panjang?” batin saya. Belum lagi saya yang introvert, jadi cenderung sulit ‘masuk’ ke wilayah orang asing.

Tapi, mustahil, kan, kalau saya mangkir dari kelas ini selama satu semester?

*

Dimulailah pertarungan saya melawan rasa takut dan malu (untuk bicara dengan orang asing). Sejak pertemuan perdana, geng jurnalis dapat banyak tugas, termasuk interview. Dari teman sekelas, dosen di kampus, terjun ke Braga Festival, sampai–hari ini–kelayapan di Ciwalk untuk mencari lima narasumber. Seems easy, right? Tapi, begitu lihat target malah lemas.

Huft.

Nah, tapi adrenalin ‘memburu’ ternyata sanggup mendorong saya untuk mengalahkan hal-hal tersebut. Alhamdulillah, meski beberapa narasumber tampak risi, tapi saya berhasil mendapat informasi. Meski, ya, saya akui belum maksimal.

Satu yang paling berharga adalah hal-hal baru yang saya dapat dari orang-orang asing tersebut. Sikap, gaya bertutur, wawasan, hingga beradaptasi dengan kepribadian mereka. So much fun. Kendati saya belum, atau memang tidak, mendapat ‘panggilan’ untuk menjadi jurnalis, pengalaman ini jelas berharga untuk saya.

Membunuh ketakutan dan kecemasan (berlebih) lewat kegiatan seperti ini, cukup mengejutkan, malah membuat saya relaks. Apalagi setelah ‘berburu’ langsung ditraktir dosen.

Godspeed, fellas! Semoga tahun terakhir ini menjadi berkesan untuk kita semua.

erl.

***

image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s