Life

[Review] Nasi Goreng Mafia: Hot Hot Heat!

image

Hari ini, saya menyempatkan diri–mungkin lebih tepatnya berkorban karena rela kejebak macet–untuk kelayapan ke Jalan Dipati Ukur. Bukan mau kencan atau ngeceng mahasiswa seberang (halah), tapi demi icip-icip nasi goreng di satu tempat kuliner terbaru, Nasi Goreng Mafia.

Untuk menarik perhatian, tim Nasi Goreng Mafia menawarkan promo menarik yang sulit ditolak. Ya, abis gimana:

image

Saya tiba sekitar pukul satu siang di tempat. Lokasinya cukup strategis meski kecil. Saat datang, saya langsung disambut dengan sapaan, “Selamat datang, Bos!” Sementara saya terlalu ling-lung untuk dipanggil ‘Bos’. Hahaha. Saya memilih kursi di dalam dan sepiring nasi goreng langsung hadir beberapa menit kemudian.

image

Agak kaget juga, sih, karena saya belum pesan. Tapi, akhirnya dimakan juga.

Nah, setelah membersihkan isi piring, saya ketemu dengan salah satu pemilik Nasi Goreng Mafia, Puji. Kalau tatap muka sama yang punya, kan, enak bisa nanya-nanya tentang konsep tempat makan ini.

Satu hal yang spesial dari Nasi Goreng Mafia adalah penggunaan rempah-rempah dalam bumbunya (pengunjung yang duduk dekat tempat si koki pasti bersin-bersin karena rempahnya). Rempah-rempah dan rasa pedas yang menjadi kekuatan nasi goreng di tempat ini lantas menjadi latar belakang penggunaan kata mafia. Kelompok orang yang selalu meresahkan ini menjadi representasi dari rasa santapan tersebut.

Puji lalu menjelaskan tentang menu di tempat makan ini. Ada lima jenis nasi goreng yang siap ‘membakar’ lidah kita:

1. Yakuza: nasi goreng dengan campuran bumbu kikil dan cabai hijau asli;

2. Triad: nasi goreng dengan campuran ebi dan cabai merah asli;

3. Preman: nasi goreng dengan bumbu kencur dan campuran sayuran hijau segar;

4. Gangster: nasi goreng dengan campuran bumbu rempah paling banyak, terdiri dari 15 bahan dan tampilannya hitam pekat;

5. God Father: nasi goreng dengan campuran kecap kedelai berkualitas dan bawang merah segar.

Menu yang saya santap tadi adalah si merah Triad.

Selain nasi goreng, ada sambal juga yang bisa kalian beli. Lumayan buat tambahan masak di rumah. Well, karena ada rempah-rempah, jangan kaget kalau selesai makan, ada sensasi hangat yang menjalar ke seluruh tubuh (asik). Tenang, dijamin bukan gejala sakit perut.

Omong-omong, mafia juga punya singkatan, lho: makanan favorit orang Indonesia. Yup, Nasi Goreng Mafia punya tujuan untuk melestarikan masakan dengan ciri khas Nusantara. Plus, ‘menjajah’ dunia dengan santapan (nasi goreng rempah) Indonesia.

Jadi, untuk kalian pecinta nasi goreng (pedas), saya rekomendasikan tempat ini. Harganya–saat promo berakhir–juga terjangkau, kok. Jangan lupa ajak teman-teman supaya ‘resah’-nya bisa bareng-bareng (lah).

Have a nice try!

erl.

***

(ps: terima kasih untuk Puji atas undangan icip-icipnya. Sukses selalu!)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s