music · writing

[Review] Ixora by Copeland

image

Track List
01) Have I Always Loved You?
02) Disjointed
03) I Can Make You Feel Young Again
04) Erase
05) Lavender
06) Ordinary
07) Like A Lie
08) Chiromancer
09) World Turn
10) In Her Arms You Will Never Starve
11) Like I Want You

*

Enam tahun sejak You Are My Sunshine dan lima tahun sejak keputusan untuk bubar, Copeland memberi kejutan untuk para penggemarnya di pertengahan tahun 2014. Tepat pada tanggal 1 April, band ini mengumumkan reuni dan album kelima yang akan dirilis sebelum akhir tahun. Tentu hal ini mengagetkan para pengikutnya–beberapa menganggapnya hanya bagian dari April Mop–sampai teaser lagu-lagu dari album teranyar mereka, Ixora, beredar di internet.

Things are getting pretty serious.

Setelah tujuh bulan yang terasa lama, Ixora mulai menunjukkan diri. Album ini awalnya dijadwalkan rilis pada 31 Oktober, tetapi diundur sampai 24 November. Meski begitu, mereka yang sudah memesan lewat PO sudah dapat menikmati album ini lewat versi digital.

Lewat sebelas lagu di dalamnya, Copeland membawa suasana baru tanpa meninggalkan ciri khasnya. Dibuka dengan petikan gitar yang lembut pada Have I Always Loved You? yang sedikit mengingatkan saya pada Beneath Medicine Tree dan Eat, Sleep, Repeat. Namun, lagu berikutnya, Disjointed, membawa saya pada perjalanan sesungguhnya. Dentingan piano yang tidak terlalu rumit dan terompet melatari Aaron Marsh yang sesekali memamerkan falset-nya.

Dua tembang berikutnya membuat saya makin tercengang. I Can Make You Feel Young Again terdengar menggoda dengan lantunan Marsh yang mendayu (Your breathing is quickening / Take my lungs, I owe you, lost and cold now / There’s a place in my arms I can keep you). Sementara Erase memberi kesenduan lewat dentingan piano dan biola, serta entakan drum di akhir lagu (I can’t help this awful feeling / That I can’t erase you).

Ordinary, yang dilempar menjadi single hit dari album ini, adalah satu-satunya lagu yang paling minimalis karena hanya diiringi oleh piano. Meski terdengar sederhana, Copeland masih menawarkan daya magisnya. Like a Lie kembali memukau saya. Chorus-nya terdengar  bukan seperti Copeland, tapi cocok dengan mereka. Chiromancer kembali mengingatkan saya pada You Are My Sunshine, terlebih lagi dengan kehadiran vokalis perempuan yang mendampingi Marsh. Like I Want Youmenutup Ixora dengan manis. Paduan synth, gitar, dan iringan orkestranya berbaur tanpa ada tubrukan yang menganggu telinga.

Rate: 4.5/5. Secara keseluruhan, Copeland bertambah dewasa dalam Ixora. Mengutip dari salah satu ulasan, tiap lagu di dalamnya adalah sebuah perjalanan. Dikemas dalam tampilan yang minimalis, Ixora menawarkan kesederhanaan yang tidak biasa. Sebuah album yang layak didengar setelah penantian yang cukup panjang.

 

erl.

image

Advertisements

2 thoughts on “[Review] Ixora by Copeland

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s