Life · music · review

[Review] Satu Jam Lebih Dekat Bersama Yuna

Tadinya, tadinya, saya mau rehat dari dunia perkonseran di tahun 2016. Ingat umur (enggak juga sih). Lagi pula, musisi-musisi favorit saya kalau tidak hiatus, ya bubar. Jadi kecil kemungkinan mereka mampir ke Indonesia buat menggelar konser. Namun, semuanya langsung patah begitu Copeland main di Kampoeng Jazz di akhir bulan April. Lalu keyakinan saya semakin digerus… Continue reading [Review] Satu Jam Lebih Dekat Bersama Yuna

Life · music

[Review] Copeland Back to Bandung: the Unexpected Return

So, it took a week for me to write this review. Setelah hampir satu dekade mengagumi dan enam tahun menanti (yang saya pikir bakal sia-sia), akhirnya saya punya kesempatan untuk melihat aksi panggung Copeland di acara The 8th International Kampoeng Jazz, 30 April 2016. In case you don’t know, Copeland is one of The Muse—julukan… Continue reading [Review] Copeland Back to Bandung: the Unexpected Return

music · writing

[Writing] 5 Album Terbaik untuk Teman Menulis

Beberapa orang yang saya kenal punya kebiasaan mendengarkan musik saat mengerjakan sesuatu, salah satunya untuk menulis. Kebiasaan ini juga sudah sering saya lakukan sejak duduk di bangku SMP. Lagu-lagu tertentu bisa membangun atmosfer yang bagus untuk tulisan. Malah sebagian di antaranya saya masukan ke dalam cerita, supaya pembaca jadi ikut penasaran buat mendengarkan. Hehe. Namun,… Continue reading [Writing] 5 Album Terbaik untuk Teman Menulis

music · writing

[Review] The Sun of Pandora by A.F.F.E.N

Track list: 01. Emily 02. Home 03. Last Lullaby 04. Like Life's Easily Ended 05. Same Sky 06. Pulang (bonus track) * A.F.F.E.N stands for Anatomy for Fabulous Emergency Noise, tetapi beberapa bulan yang lalu mereka mengganti nama menjadi Troü dengan formasi baru. Have I mentioned they're from Bandung? "The Sun of Pandora" sendiri rilis… Continue reading [Review] The Sun of Pandora by A.F.F.E.N

Life · music

[Review] Troü

Troü adalah salah satu band lokal favorit saya. Memang agak telat, sih, karena baru mendengarkan Troü (waktu itu namanya masih AFFEN) sekitar pertengahan April 2014. Show terakhir mereka dengan nama AFFEN digelar pada awal bukan Juni 2014 dan sialnya saya melewatkan pertunjukkan mereka di Dago Tea House karena sedang magang. Jadi saat mengetahui kalau Troü mengisi salah satu acara… Continue reading [Review] Troü

music · review

We Want (Para)More!

Selama beberapa bulan terakhir, saya seolah ditarik kembali ke masa-masa berseragam - baik biru maupun abu-abu. Bukan karena reuni, tapi 'kebangkitan' beberapa band favorit saya bersama beritanya. My Chemical Romance bubar. Fall Out Boy reuni. Motion City Soundtrack ditinggal drummer. A Day to Remember menggelar tur. Terakhir, Paramore merilis album keempat mereka. Ini kejutan. Selepas… Continue reading We Want (Para)More!